Tanggal Publikasi : 14 Februari 2026
Rabu, 11 Februari 2026, pukul 19.00 WIB siswa siswi kelas 6 SD IT Unggul Gemilang mulai berdatangan ke sekolah, masing-masing membawa koper dan perlengkapan untuk perjalanan jauh, mereka diantarkan orang tuanya atau keluarga yang lainnya, antusiasme terpancar dari wajah mereka. sebagian guru yang akan mendampingi mereka pun berdatagan satu demi satu, ada Ustadz Selamat, Ustadz Agus, Ustadz Budi, Ustad Dori, Ustadzah Ana, Ustadz Ingga, dan Ustadzah Selly. Siswa siswi yang sudah datang segera merapikan barang bawaan agar mudah diangkut menuju bus ketika busnya nanti datang.
sembari menunggu siswa lain dan busnya datang mereka melaksanakan sholat isya berjamaah bersama guru-guru pendamping, membaca doa untuk safar. Setelah selesai sholat, bus kota dari armada Puspa Jaya telah terparkir didepan pagar sekolah, siswa siswi ini kemudian sibuk mengemasi barang bawaannya dan memasukkannya ke bagasi bus, menyusun barang bawaan dan menunggu peserta lainnya datang hingga tepat pukul 20.30 mereka semua berpamitan kepada orang tua dan keluarga serta meminta untuk didoakan.
Tepat pukul 21.00 bus mulai melaju dengan tenang menyusuri jalanan sempit di gang paring RT 06, Kelurahan Labuhan Dalam menuju jalan raya Ra Basyid, kemudian menuju jalan raya lintas sumatera, kemudian kegiatan didalam bus dibuka oleh ustadzah selly selaku pemandu acara, untuk memeriahkan perjalanan ustadzah selly mengajak anak anak untuk mengucapkan yel-yel khas kelas 6 yang telah disepakati sebelumnya. Dalam kegiatan pembukaan ini juga disampaikan tata tertib selama study budaya oleh ustadzah selly kepada anak anak, terkait pembagian kelompok, destinasi yang akan dituju, dresscode yang dikenakan, etika dalam perjalanan, serta kegiatan untuk mengisi waktu luang dalam perjalanan seperti muroja’ah Al-Quran atau tilawah, dan membaca alma’tsurat pagi dan petang, setelahnya anak anak diperbolehkan memakan snack dan camilan yang sudah disiapkan atau menghubungi keluarga dengan ponsel untuk mengabari bahwa mereka sudah mulai masuk jalan tol.
Tepat pukul 22.00 bus sudah berada dijalan tol menuju pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Ustadzah Selly dan Umi Heni menyampaikan kepada anak-anak untuk beristirahat, mematikan ponsel dan menitipkannya kepada guru pendamping masing masing kelompok. Tepat pukul 01.00 dini hari pada hari Kamis 12 Februari 2026, bus kami sudah sampai pelabuhan Bakauheni dan akan memasuki kapal Ferry, Ustadz dan Ustadzah guru pendamping dan juga Umi Heni mengarahkan anak anak untuk mengambil ruangan istirahat dalam dek tengah didalam kapal, anak anak mengambil tempat yang paling nyaman untuk beristirahat.

Tepat pukul 04.00 bus sudah sampai pelabuhan Merak di provinsi Banten, bus kemudian melanjutkan perjalanan dengan menyusuri jalanan raya dan mencari masjid terdekat untuk melaksanakan ibadah sholat subuh, tepat pukul 05.30 setelah sholat subuh dan beristirahat sebentar bus melanjutkan perjalanan kemudian anak anak membaca alma’tsurat didalam bus. Saat pagi dan jam menunjukan pukul 07.00 pagi ustadz Budi memandu kegiatan game berupa tebak tebakkan, dan dilanjutkan dengan yel yel oleh Ustadzah Selly, bus kemudian mampir sebentar disebuah resto untuk sarapan saat pukul 09.00 WIB, kemudian kami melanjutkan perjalanan hingga sampai Bandung pada pukul 12.00 siang hari, peserta study budaya beristirahat, melaksanakan sholat dhuhur jamak ashar. Setelah sholat rombongan langsung masuk kedalam bus dan melanjutkan perjalann menuju destinasi pertama yaitu Citumang Bodyrafting di Sungai Citumang Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat. Ketika sampai di kabupaten Pangandaran pada pukul 15.00 WIB rombongan berhenti sejenak di salah satu desa di Pangandaran untuk bertemu dengan Bu Eis dirumahnya, kemudian perjalanan kami dipandu oleh Bu Eis. Bu Eis adlah salah satu mantan staff pengajar di SDIT Unggul Gemilang bebrapa tahun yang lalu. Bu Eis berperan untuk memberikan arahan kepada Sopir bus tentang tujuan ke arah Citumang Body Rafting.
Tepat Pukul 16.00 WIB rombongan Study Budaya SDIT Unggul Gemilang tiba di desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Desa yang didalamnya terdapat wisata alam Citumang Body Rafting yang dikelola oleh masyarakat setempat, dan menjadi unit usaha milik desa yang juga mendapatkan dukungan dari pemerintah kabupaten Pangandaran.
Rombongan study budaya SDIT Unggul Gemilang kemudian dijemput oleh kendaraan yang disediakan oleh tim pengelola wisata Citumang Body Rafting, meskipun jauh anak anak unggul sangat gembira dan menikmati wisata air ini, begitu sampai anak anak dan rombongan menikmati makna sore sejenak sebelum melanjutkan kegiatan bermain air di sungai. mereka semua mendapat perlengkapan renang berupa pelampung hijau dan dipandu oleh 4 orang pemandu wisata. Anak anak unggul bermain air dan berenang dengan suka ria, Ustadz Dori yang sedang kurang sehat tidak ikut kegiatan dalam air, hanya mengambil foto dengan ponselnya, beberapa foto juga diambil oleh tim pemandu. Anak anak bermain ayunan tarzan, terjun ke air dan banyak lagi, hinga pukul 17.50, anak anak dan guru membersihkan diri di pemandian yang tersedia, berganti pakaian kemudian berkemas dan melaksanakan sholat magrib jamak isya secara berjamaah yang diimami oleh ustadz Selamat.

Setelah Sholat rombongan kemudian melanjutkan perjalanan dengan kendaraan yang disediakan oleh pengelola wisata desa menuju pusat kerajinan tangan di dusun Sukamanah, RT 02, RW 06 di Desa Bojong, kecamatan Parigi, desa yang sama dengan lokasi Citumang Body Rafting tadi. Anak anak mempelajari pembuatan kerajinan tangan berbentuk berbagai macam aksesoris yang berbahan tanaman paku-pakuan yang di sebut hata, pusat kerajinan berbahan tanaman liar ini membentuk komunitas dengan nama Pengrajin Hata Mitra Saluyu (PHMS) sebuah kemitraan yang melibatkan ibu rumah tangga, dan wanita muda didesa untuk mengerjakan kerajinan tangan yang bahannya disediakan oleh komunitas dan kemudian hasil kerajinannya dijual ke pusat pengelolaan komunitas untuk dijual secara lebih luas kepada pembeli lokal atau wisatawan, komunitas pengerajin hata ini di pimpin oleh bapak Misman (57 tahun) yang telah menghasilkan kerajinan berupa tas jinjing, tatakan (alas gelas), kotak tisu, vas bunga, piring anyam, dan lainnya.
Setelah pukul 22.00 rombongan berpamitan kepada bapak Misman dan tim nya, sebelum beranjak, anak-anak unggul membeli beberapa karya kerajinan tangan untuk oleh-oleh. Kami kemudian diantar menuju bus yang terparkir dihalaman masjid didesa bojong dan kemudian menuju penginapan untuk beristirahat.
Penginapan tempat kami menginap adalah salah satu penginapan di lokasi wisata pantai pangandaran. Dipenginapan pada hari pertama Kamis 12 Februari 2026, kami mengadakan kegiatan tukar kado, kemudian merapikan barang bawaan dan beristirahat, tepat pukul 04.45 pagi di hari jumat 13 Februari 2026, kami sholat subuh disebuah mushola dekat pantai, setelah sholat anak-anak diajak membaca al-ma’surat dan kemudian joging pagi di menuju pantai pangandaran.
Anak anak bermain di pantai, berfoto-foto, anak anak laki-laki bermian bola hingga pukul 07.00 anak anak di ajak untuk sarapan, setelah sarapan anak anak diajak kembali ke penginapan untuk membersihkan diri dan bersiap siap menginggalkan penginapan dan kemudian mengunjungi destinasi ke dua yaitu Akuarium Indonesia di Pangandaran, tepat pukul 08.30 rombongan tiba di Akuarium pangandaran dipandu oleh petugas akuarium dikenalkan dengan berbagai jenis ikan hias dan ikan laut pada umumnya di fasilitas Akuarium indonesia ini, ada Akuarium berbentuk tabung raksasa dengan tinggi sekitar 12 meter dan diameter 6 meter yang didalamnya terdapat ikan ikan bersirip merah, kemudain kami mengunjungi beberapa akuarium yang dibuat dari body mobil bekas yang digunakan sebagai ruang akuarium, lalu melihat akuarium dinding yang menempel pada dinding bangunan dengan koleksi ikan hiu, penyu dan berbagai ikan langka lainnya, selain itu ada akuarium yang hanya berisi sampah plastik sebagai simbol pembelajaran terhadap limbah plastik dilaut, kemudian anak anak diajak memberi makan ikan hiu berukuran 1 meter disebuah kolam yang berisi penyu laut dan beberapa ikan hiu.



Tepat pukul 10.30 rombongan study budaya meninggalkan akuarium Indonesia. Lalu rombongan menuju jakarta, Tepat pukul 13.00 siang hari Jumat 13 Februari rombongan kami sampai di masjid Agung Ciamis,kami beristirahat makan siang dan sholat dhuhur jamak ashar di masjid Agung Ciamis ini, sekitar pukul 14.30 kami melanjutkan perjalanan menuju Hotel, di perjalanan rombongan menyempatkan diri membeli oleh oleh khas Bandung sekitar pukul 16.00 sore saat cuaca sedang hujan.
rombongan melanjutkan perjalanan lagi hingga pukul 19.00 kami beristirahat makan malam dan sholat isya jamak maghrib di mushola rumah makan, dan menyempatkan diri untuk membeli kue bolu khas Lembang untuk oleh-oleh, dan selanjutnya melanjutkan perjalanan menuju Jakarta dan singgah di sebuah hotel, pada pukul 24.00 tengah malam kami sampai di hotel, chek in dan beristirahat, pukul 04.00 kami bangun bersiap melaksanakan sholat subuh, setelah sholat kami berkemas dan tepat pukul 06.00 pagi hari sabtu 14 februari 2026 kami sarapan di pantry hotel, setelah sarapan kami cek out membawa barang barang kembali ke bus dan menuju destinasi terakhir yaitu skyworld di taman mini indah 2.
Tepat pukul 09.00 WIB kami tiba di Skyworld destinasi terakhir dalam studybudaya kali ini, berfoto di depan gedung skyworld kemudian masuk dan memesan tiket masuk, anak anak dipandu oleh petugas mengenalkan pengetahuan astronomi tentang tatasurya, planet planet didalamnya, jenis jenis komet, jenis satelit alami seperti bulan di bumi, phobos dan deimos di planet mars, dan satelit buatan di bumi, serta mengenalkan tokoh tokoh penting dalam astronomi, roket roket yang pernah digunakan untuk menerbangkan satelit ke orbit.
Mengenalkan simulasi peluncuran roket untuk satelit palapa, dan menikmati wahana 4 D, dan terakhir adalah ruangan simulasi observatorium angkasa yang mana anak anak sangat antusias dalam pembelajaran astronomi, narator menjelaskan tentang perhitungan kalender Hijriah maupun Masehi, termasuk simulasi pengamatan hilal, pengamatan rasi bintang, pengamatan planet dan keunikannya masing masing di tata surya, penjelasan tentang komet, tentang sabuk asteroid, hingga pinggiran terluar tata surya yaitu sabuk kuiper, hingga mempelajari galaksi bimasakti, lengan orion, galaksi andromeda hinga mengenalkan gugus galaksi super cluster Laniakea dan informasi batas pengamatan terluar manusia terhadap alam semesta.


Pembelajaran di skyworld ini konsisten dengan pembelajaran tentang tatasurya di kelas pada pembelajaran Ipas di kelas 6, anak anak sangat tertarik, setelahnya anak-anak bermain air di kolam belakang gedung, hingga pukul 12 siang anak anak kemudian berganti pakaian dan makan siang. Setelahnya berkemas dan melanjutkan perjalanan pulang, tepat pukul 15.00 rombongan study budaya sudah sampai pelabuhan Merak Banten kami lagsung mendapatkan kapal Ferry lebih awal, kami melaksanakan sholat dhuhur dan ashar dijamak sekitar pukul 16.00 di kapal, pukul 18.30 kami sudah sampai Bakauheni lampung Selatan, saat diperjalanan Umi Heni mengabarkan di grup wali murid untuk menjemput anak-anak di rumah makan Saung Bang Ocit, Korpri Bandar Lampung pukul 21.00 malam. setelah makan malam tepat pukul 21.00 saat cuaca gerimis anak anak dijemput satu persatu, dan kami pulang ke rumah masing masing, tak lupa melaksanakan sholat isya jamak magrib ketika sampai di rumah masing-masing.
Demikianlah cerita singkat perjalanan Study Budaya kelas 6 Al-Khawarizmi angkatan ke 4 SDIT Unggul Gemilang pada tahun 2026 ini.
Kontributor : Ust. Kahidhori